4 Makanan Penyebab Asam Urat

Jika Anda rentan terhadap asam urat, pola makan Anda dapat memainkan peran penting dalam menjaga sendi Anda bebas dari nyeri. Pelajari makanan apa yang harus dihindari dan apa yang harus dimakan untuk mencegah kambuhnya asam urat.

Asam urat adalah bentuk radang sendi yang menyebabkan sendi menjadi bengkak dan kaku. Tubuh dan makanan Anda mengandung zat yang disebut asam urat yang biasanya larut dalam aliran darah.
Bagi sebagian orang yang mungkin memiliki kecenderungan, asam urat tidak larut sepenuhnya. Sebaliknya, asam urat menumpuk dan membentuk kristal seperti jarum. Ketika kristal tersebut menumpuk di persendian, asam urat pun terjadi.
Asam urat sangat menyakitkan, dan makanan tertentu dapat memperburuknya. Kambuhnya asam urat dapat disebabkan oleh daging merah dan makanan lainnya. Namun, ada juga makanan yang dapat membantu mencegahnya. Berikut ini hal-hal yang perlu diketahui tentang bagaimana pola makan memengaruhi asam urat.

Bagaimana Makanan Mempengaruhi Asam Urat?
Makanan yang Anda konsumsi dapat memengaruhi kadar asam urat dalam darah Anda. Kadar yang tinggi dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya kristal-kristal ini, yang menyebabkan kambuhnya penyakit. Kadar asam urat yang rendah dapat membantu mencegah serangan asam urat.
Makanan yang mengandung banyak purin cenderung meningkatkan kadar asam urat. Purin adalah molekul yang menyusun DNA dan menjalankan fungsi lainnya. Anda memerlukan purin dalam jumlah tertentu dalam makanan, tetapi jangan terlalu banyak.
Kadar purin yang tinggi dapat meningkatkan risiko Anda tidak hanya terkena asam urat, tetapi juga tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular , penyakit ginjal, dan sindrom metabolik. Namun, beberapa makanan sebenarnya dapat menurunkan risiko Anda terkena asam urat.

Makanan yang Harus Dihindari Secara umum
Anda sebaiknya membatasi asupan makanan atau minuman yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah, termasuk makanan dengan kadar purin tinggi yang tercantum di bawah ini. Anda juga sebaiknya mengurangi atau menghindari makanan dan minuman dengan kadar gula fruktosa tinggi.

1. Daging Merah
Daging merah adalah contoh utama makanan yang mengandung purin dalam kadar tinggi. Daging merah meliputi daging sapi, daging domba, dan daging babi.
Tubuh Anda memecah purin menjadi asam urat. Akibatnya, kadarnya dalam darah meningkat, yang meningkatkan kemungkinan terbentuknya kristal di persendian, yang menyebabkan kambuhnya penyakit.
Daging merah mengandung lebih banyak dua purin spesifik yang disebut hipoxantin dan adenin dibandingkan makanan lain. Kedua purin ini terbukti meningkatkan risiko asam urat.

2. Bir
Alkohol, secara umum, membuat Anda berisiko lebih tinggi terkena serangan asam urat, menurut sebuah tinjauan yang diterbitkan pada tahun 2017 di Journal of Advanced Research. Namun, bir memiliki risiko tertinggi untuk memperburuk gejala asam urat dibandingkan dengan minuman keras dan anggur.
Anggur adalah pilihan yang lebih baik, tetapi minum terlalu banyak bukanlah ide yang baik bagi semua orang, terutama orang yang menderita asam urat. Pedoman Diet untuk Orang Amerika merekomendasikan tidak lebih dari 1–2 minuman beralkohol sehari.
Penyedia layanan kesehatan biasanya menyarankan Anda menghindari alkohol selama asam urat kambuh.

3. Makanan Laut
Berbagai jenis makanan laut telah dikaitkan dengan risiko asam urat yang lebih tinggi. Jika Anda menderita asam urat atau berisiko terkena asam urat, sebaiknya batasi konsumsi jenis-jenis berikut ini:
Ikan teri
Ikan Sarden
Kerang
Kerang
Ikan trout
Ikan tuna
Makanan laut ini kaya akan purin, yang dapat menyebabkan kadar asam urat meningkat. Asam urat tambahan ini dapat dengan mudah menyebabkan penumpukan dan semakin memperburuk gejala asam urat .
Anda memiliki sedikit lebih banyak kebebasan dalam memilih makanan saat asam urat Anda sedang dalam tahap pemulihan, tetapi tetap merupakan ide bagus untuk menjaga asupan daging dan makanan laut seminimal mungkin.

4. Minuman Manis
Purin bukanlah alasan Anda harus membatasi minuman manis; gulalah alasannya. Fruktosa, khususnya, dapat meningkatkan kadar asam urat, sehingga meningkatkan kemungkinan kambuhnya penyakit.
Kurangi minuman yang dimaniskan dengan sirup jagung fruktosa tinggi , seperti soda non-diet atau minuman “buah”. Pemanis dalam minuman ini akan merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak asam urat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *