Ketahanan bangsa-bangsa yang telah bertahan selama berabad-abad terhadap peradaban dan perubahan budaya menciptakan kanvas sejarah yang luar biasa di seluruh dunia. Sepuluh bangsa kuno ini, yang membentang dari pesisir Mediterania yang kasar hingga tempat lahirnya peradaban di Mesopotamia, memberikan wawasan tentang asal-usul umat manusia. Mereka telah bertekun dalam melestarikan bahasa, adat istiadat, dan peradaban yang terus memengaruhi sejarah bersama kita. Setiap bangsa berfungsi sebagai bukti ketahanan jiwa manusia dan berfungsi sebagai pengingat tentang betapa terjalinnya masa lalu dan masa kini kita. Kita diingatkan tentang ketabahan yang tak tergoyahkan yang telah mendorong negara-negara ini selama bertahun-tahun dan meninggalkan jejak abadi di jalur sejarah manusia saat kita menyelidiki masa lalu mereka yang beragam. Menurut statistik sejarah, Mesir, Iran, India, Armenia, Irak, dan Cina adalah negara tertua di dunia.
1. Mesir
Sejarah Mesir sudah ada sejak lebih dari 5.000 tahun yang lalu, menjadikannya salah satu negara tertua di Bumi. Terletak di sudut timur laut Afrika, peradaban kuno Mesir tumbuh subur di sepanjang tepian Sungai Nil yang subur, sehingga meninggalkan kesan abadi dalam sejarah manusia. Kebesaran Mesir di masa lalu diabadikan dalam piramida Giza, Sphinx yang misterius, dan kuil-kuil Luxor yang megah.
Mesir merupakan pusat budaya, ilmu pengetahuan, dan kekuasaan di dunia kuno, dari era firaun hingga penaklukan oleh bangsa Yunani dan Romawi. Orang-orang di seluruh dunia masih terpesona oleh warisan abadi yang ditinggalkan oleh kontribusinya terhadap seni, arsitektur, matematika, dan pengobatan.
Dikenal sebagai urat nadi Mesir, Sungai Nil mendukung keberhasilan pertanian negara itu dan mendorong perdagangan serta hubungan dengan peradaban di dekatnya. Peradaban maju didorong untuk berkembang oleh lumpur kaya nutrisi yang diendapkan oleh banjir tahunan Sungai Nil.
Arsitektur yang megah, tulisan hieroglif yang rumit, dan filosofi teologis yang canggih yang didasarkan pada pemujaan terhadap dewa dan dewi merupakan ciri khas Mesir kuno. Para firaun, yang dianggap sebagai penguasa ilahi, memerintah dengan kekuasaan penuh, mengawasi proyek pembangunan besar-besaran dan ekspedisi militer yang memperluas lingkup pengaruh Mesir sepanjang zaman kuno. Mesir mempertahankan rasa identitas budaya dan kebanggaan yang kuat terhadap warisan kunonya meskipun telah mengalami kemenangan, invasi, dan pergolakan politik selama ribuan tahun.
2. Iran
Iran, yang dulunya dikenal sebagai Persia, adalah salah satu peradaban tertua di dunia yang terus ada, dengan sejarah yang kaya yang membentang lebih dari 6.000 tahun. Iran, yang berada di tengah-tengah Timur Tengah, secara historis telah menjadi persimpangan banyak budaya, peradaban, dan kekaisaran. Iran telah menyaksikan kebangkitan dan kejatuhan beberapa dinasti, meninggalkan warisan seni, sastra, dan ilmu pengetahuan. Dinasti-dinasti ini berkisar dari Kekaisaran Achaemenid yang kuat, yang memerintah wilayah yang luas pada abad keenam SM, hingga Zaman Keemasan Islam, yang berlangsung dari abad kesembilan hingga ketiga belas.
Dengan sisa-sisa bangunannya yang sangat besar, kota kuno Persepolis berdiri sebagai penghormatan kepada keagungan dan kekuatan Iran selama era Achaemenid. Dominasi Iran di wilayah tersebut semakin diperkuat oleh Kekaisaran Sassania, yang muncul setelah Parthia dan meninggalkan warisan arsitektur dan budaya yang kaya.
Iran secara historis telah menjadi pusat pertukaran intelektual, komersial, dan perdagangan, yang berfungsi sebagai penghubung antara Timur dan Barat melalui Jalur Sutra yang terkenal. Puisi dan filsafat Persia, yang dipopulerkan oleh tokoh-tokoh besar seperti Rumi dan Hafez, telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap budaya global dan telah menginspirasi banyak generasi. Iran telah melestarikan rasa identitas nasional dan kebanggaan budaya yang kuat, yang berlabuh di masa lalunya yang kuno, meskipun mengalami masa penaklukan dan pendudukan asing.
3. India
India, salah satu negara tertua di dunia dengan sejarah yang membentang lebih dari 5.000 tahun, sering disebut sebagai tempat lahirnya peradaban di anak benua India. Warisan India dijalin dengan untaian spiritualitas, kecerdikan, sejarah, dan budaya, dari beragam budaya dan tradisi yang ada saat ini hingga Peradaban Lembah Indus kuno yang ada sekitar 3300 SM.
Terletak di Pakistan modern, kota kuno Mohenjo-Daro dan Harappa merupakan pusat desain perkotaan yang kompleks, yang memiliki jalan raya yang dirancang dengan baik dan sistem drainase yang rumit. Reruntuhan peradaban kuno ini menjadi saksi warisan budaya India yang kaya serta kontribusi awalnya terhadap teknologi dan pemerintahan.
India telah menjadi tempat peleburan berbagai budaya, ideologi, dan agama sepanjang sejarahnya. Akibatnya, beberapa agama utama dunia, seperti Buddha, Sikhisme, Jainisme, dan Hinduisme, berasal dari sana. Lanskap spiritual India dan seluruh dunia telah sangat dipengaruhi oleh ajaran para pemimpin sejarah seperti Mahavira dan Gautama Buddha.
India telah memberikan kontribusi besar pada matematika, sains, dan sastra. India kuno dikenal sebagai pelopor sistem desimal, gagasan nol, dan teori rotasi bumi pada porosnya. Dengan kisah-kisah epik seperti Mahabharata dan Ramayana, sastra Sansekerta tidak pernah berhenti memikat dan menginspirasi pembaca di seluruh dunia.
4. Armenia
Armenia merupakan salah satu negara tertua di dunia, yang telah ada selama lebih dari 3.000 tahun. Armenia, yang terletak di titik pertemuan Eropa dan Asia, memiliki sejarah panjang dan telah terjalin dalam jalinan peradaban manusia selama berabad-abad.
Bukti kota-kota awal di Armenia berasal dari milenium keenam SM, yang menunjukkan bahwa negara tersebut telah dihuni sejak era Neolitikum. Sekitar abad kesembilan SM, kerajaan Urartu, yang berpusat di kota bersejarah Van, menjadi terkenal di daerah tersebut dan meninggalkan benteng dan prasasti luar biasa yang membuktikan budayanya yang sangat maju.
Perubahan agama Armenia menjadi Kristen pada awal abad keempat Masehi sangat memengaruhi sejarahnya dan memperkuat rasa identitas budayanya. Bangsa ini membangun warisan spiritual yang kuat yang masih ada hingga saat ini dengan menjadi bangsa pertama yang secara resmi menerima agama Kristen sebagai agama negara.
Armenia telah mengalami banyak kesulitan selama sejarahnya yang penuh gejolak, seperti invasi, kemenangan, dan genosida. Salah satu periode terburuk dalam sejarah Armenia, Genosida Armenia tahun 1915, yang dilakukan oleh Kekaisaran Ottoman , telah merenggut jutaan nyawa dan memaksa banyak orang lainnya untuk meninggalkan rumah mereka.
5. Irak
Dianggap oleh banyak orang sebagai “Tempat Lahirnya Peradaban,” Irak merupakan salah satu negara tertua di Bumi, yang telah ada sejak lebih dari 5.000 tahun yang lalu. Peradaban kuno Irak membangun fondasi bagi budaya, kreativitas, dan pemerintahan manusia, dengan lokasinya di lembah subur antara sungai Tigris dan Efrat.
Bangsa Sumeria, Akkadia, Babilonia, dan Asyur merupakan beberapa peradaban tertua yang diketahui berkembang di Mesopotamia, wilayah di antara kedua sungai tersebut. Bangsa prasejarah ini menciptakan kota-kota besar yang canggih, masyarakat yang canggih, dan kemajuan revolusioner dalam bidang penulisan, matematika, dan hukum.
Salah satu kota tertua dalam sejarah adalah Uruk, yang dibangun pada milenium keempat SM. Sementara itu, Babilonia, kota kuno yang terkenal dengan Taman Gantungnya, berkembang pesat sebagai pusat perdagangan dan budaya.
Bangunan arkeologi penting di Irak, seperti ziggurat Ur dan reruntuhan Niniwe, yang menjadi jendela kemegahan peradaban Mesopotamia kuno, merupakan bukti warisan budaya yang kaya di negara tersebut. Irak terus mempertahankan kekayaan dan keuletan budayanya dalam menghadapi penaklukan, invasi, dan pertempuran selama ribuan tahun. Kontribusinya terhadap peradaban manusia, seperti penciptaan tulisan dan kodifikasi hukum, masih berdampak pada dunia kontemporer.
6. Cina
Cina, yang dikenal sebagai salah satu peradaban tertua dan paling bertahan di dunia, memiliki sejarah panjang yang mencakup lebih dari 5.000 tahun. Cina, negara dengan asal-usul kuno yang tersembunyi di tempat kelahiran Asia Timur, telah membentuk peradaban manusia melalui dinasti, ideologi, dan kontribusi budayanya.
Dinasti Shang dan Zhou, yang mendirikan pemerintahan, struktur sosial, dan kepercayaan agama Tiongkok, menggantikan Dinasti Xia, yang secara luas dianggap sebagai dinasti pertama Tiongkok kuno. Dinasti Xia mulai terbentuk pada abad ke-21 SM.
Tiongkok telah menyaksikan naik turunnya banyak dinasti sepanjang sejarahnya, termasuk Qin, Han, Tang, Song, dan Ming, yang semuanya meninggalkan warisan seni, sastra, dan teknologi yang sangat besar. Situs-situs bersejarah Tiongkok, seperti Tembok Besar dan Kota Terlarang, berfungsi sebagai pengingat hidup akan keagungan dan kekuatannya.
Tiongkok memiliki warisan budaya yang kaya yang melampaui batas-batasnya. Agama Buddha, Taoisme, dan Konfusianisme telah memengaruhi lanskap filosofis dan spiritual Asia Timur. Dampak Tiongkok pada sejarah dunia diperkuat dengan terciptanya kompas, bubuk mesiu, pembuatan kertas, dan percetakan. Inovasi-inovasi ini mengubah perdagangan internasional, sains, dan peperangan.
Peradaban Tiongkok tetap bertahan meski mengalami pergolakan dan invasi asing, berubah dan beradaptasi namun tetap berpegang teguh pada kepercayaan dan adat istiadatnya yang mendasar. Tiongkok mempertahankan posisinya sebagai salah satu negara tertua dan paling berpengaruh dalam sejarah manusia dengan merangkul peluang dan kesulitan dunia modern sambil menghormati masa lalunya yang kuno. Tiongkok saat ini merupakan negara adikuasa dunia dan raksasa ekonomi.
7. Yunani
Yunani, salah satu negara tertua di dunia dengan sejarah lebih dari 3.000 tahun, sering dipuji sebagai tempat lahirnya budaya Barat. Yunani, yang terletak di sepanjang pantai Mediterania, memiliki sejarah panjang yang kaya akan filsafat, mitologi, dan pencapaian kreatif.
Munculnya negara-kota seperti Athena, Sparta, dan Korintus, yang masing-masing menambah struktur politik dan budaya dunia kuno, dianggap sebagai tempat lahirnya peradaban Yunani kuno. Pada abad ke-5 SM, Yunani mengalami zaman keemasan demokrasi, filsafat, dan seni. Aristoteles, Plato, dan Socrates termasuk di antara para pemikir besar yang membentuk filsafat Barat saat itu.
Prestasi arsitektur besar Yunani, seperti Parthenon, Acropolis, dan Kuil Zeus Olympia, yang masih memukau dan menggugah kekaguman hingga saat ini, merupakan contoh utama warisan budayanya.
Penaklukan Alexander Agung meningkatkan kekuatan Yunani dan menyebarkan budaya Helenistik ke wilayah Asia dan Afrika yang luas. Bahasa, sastra, dan filsafat Yunani meninggalkan warisan abadi yang membentuk generasi intelektual, seniman, dan negarawan berikutnya serta menjadi dasar bagi peradaban Barat.
8. Meksiko
Meksiko merupakan salah satu negara tertua di Benua Amerika, dengan sejarah yang kaya yang sudah ada sejak ribuan tahun sebelum kedatangan para penjelajah Eropa. Meksiko merupakan tempat dengan budaya yang hidup dan peradaban kuno. Berakar lebih dari 3.000 tahun lalu pada budaya Olmec, salah satu komunitas Mesoamerika paling awal, negara yang beragam ini terletak di antara Samudra Pasifik dan Teluk Meksiko.
Suku Olmec, yang terkenal dengan kepala batu besar dan ukiran rumit mereka, membangun fondasi bagi peradaban lain yang berkembang di seluruh wilayah Meksiko yang beragam, termasuk Maya, Zapotec, dan Aztec. Terkenal karena desain arsitektur yang indah dan pemahaman mendalam tentang astronomi, suku Maya membangun kota-kota megah seperti Chichen Itza dan Tikal, sementara suku Aztec membangun Tenochtitlan, yang sekarang dikenal sebagai Kota Meksiko.
Lingkungan budaya Meksiko berubah drastis akibat invasi Spanyol pada abad keenam belas, tetapi warisan asli bangsa tersebut tetap bertahan dan dipadukan dengan pengaruh Eropa untuk menghasilkan budaya mestizo yang khas dan dinamis.
Warisan budaya Meksiko yang beragam, yang meliputi peninggalan kolonial, penemuan modern, dan adat istiadat pribumi, telah menarik perhatian orang-orang di seluruh dunia. Warisan Meksiko adalah bukti kegigihan dan daya cipta rakyatnya, dari situs-situs bersejarah Teotihuacan hingga pasar-pasar yang ramai di Oaxaca.